Merti Telaga, Praktek Kearifan Lokal Merawat Bumi
Agenda ;
- Merti Telaga Sumuran (kerja bakti dan kenduri warga di lokasi telaga)
- Penanaman Pohon Legundi sebagai toponim wilayah dan penanaman pohon pohon konservasi di kawasan penyangga telaga
Waktu :
Jumat Wage 17 April 2026, jam 07.30 s/d selesai
Lokasi :
Telaga Sumuran, Padukuhan Legundi, Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul
Maps: Telaga Sumuran https://maps.app.goo.gl/MLFmQEk57uYJ3aYr7
# Warga Padukuhan Legundi
# Karang Taruna Dharma Bakti Legundi
# Pemerintah Padukuhan Legundi
# Padepokan Tompak Watu
# BEM UGK
# Resan Gunungkidul
# ...
***
Hari Bumi diperingati secara internasional setiap tanggal 22 April. Tujuannya adalah, meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia untuk melindungi Planet Bumi dari kerusakan akibat aktivitas manusia
Our Power, Our Planet (Kekuatan Kita, Planet Kita) adalah tema peringatan Hari Bumi di tahun 2026. Beberapa poin penting yang ditekankan pada peringatan tahun ini adalah penggunaan energi terbarukan, inovasi, dan aksi kolektif masyarakat untuk mengatasi perubahan iklim.
Merti Telaga Sumuran pada Jumat Wage 17 April 2026 adalah praktek nyata dari Our Power Our Planet. Dalam pemahaman bahwa lingkungan hidup adalah tempat dimana kita hidup, upacara adat Merti Telaga merupakan implementasi kearifan lokal tentang kesadaran lingkungan. Leluhur Gunungkidul, telah mempraktekan pemahaman itu, dan menjadikan upaya 'merti' (merawat) bumi dirayakan secara kolektif dalam bentuk peristiwa peristiwa budaya secara 'ajeg' (sustainable) turun temurun
Bagi masyarakat Pegunungan Seribu, telaga adalah Our Power. Anugerah alam berupa sumber air permukaan satu satunya di kawasan karst. Sebagai sumber kehidupan, telaga menemani perikehidupan sehari hari masyarakat Gunungkidul bagian selatan sejak dulu. Telaga berperan sebagai sumbu yang menjadi pusat relasi, kohesi sosial warga dan elemen utama pendukung berkembangnya peradaban kawasan karst.
Peringatan Hari Bumi dimulai sejak 46 tahun yang lalu. Di tahun 1970, Senator Winconsin AS Gaylord Nelson dan aktivis lingkungan Denis Hayes merespons krisis lingkungan dan polusi industri dengan memasukkan agenda lingkungan ke dalam politik nasional. Saat ini lebih dari 175 negara memperingati Hari Bumi setiap tanggal 22 April.
Jauh sebelum itu, kesadaran tentang pentingnya
merawat bumi sebagai ruang hidup bersama dan menjadi tanggung jawab kita sebagai manusia sejatinya telah dirumuskan oleh para leluhur. Rumusan itu telah dipraktekkan, tercermin dalam laku hidup sehari-hari dan menjadi apa yang kita sebut saat ini sebagai kearifan lokal. Didalamnya termuat identitas dan kepribadian masyarakat, mencakup nilai-nilai luhur budaya, kebijaksanaan dan kearifan hidup, ilmu pengetahuan empiris (knowledge) dan pola hubungan manusia yang harmonis dengan alam dan lingkungannya
Hari Bumi diperingati secara global. Tapi, kita harus memahami bahwa ruang dimana kita hidup saat ini juga bagian dari Planet Bumi itu sendiri. Dengan melakukan aksi aksi nyata (walau sederhana) yang dimulai dari lingkungan sekitar kita, maka kesadaran merawat lingkungan masing masing adalah Our Power yang akan menyebar menjadi Our Planet....
Salam Lestari Bumi🌳🌳🌿🌿🌺